Eliaser Yentji Sunur

mantan Bupati Kabupaten Lembata

Eliaser Yentji Sunur, ST, (lahir di Lewoleba, 27 Maret 1963 – meninggal di Rumah Sakit Siloam Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, 17 Juli 2021 pada umur 58 tahun)[1][2] adalah Bupati Kabupaten Lembata Periode 2011-2016 dan Periode 2017-2022. Sebelumnya ia adalah Anggota DPRD Kota Bekasi Jawa Barat dari PDI Perjuangan untuk periode 2009 - 2014.

Eliaser Yentji Sunur
ST
Eliaser Yentji Sunur.jpg
Bupati Lembata ke-2
Masa jabatan
22 Mei 2017 – 17 Juli 2021
PresidenJoko Widodo
GubernurViktor Laiskodat
WakilDr. Thomas Ola Langoday, SE., M.Si
PendahuluSinun Petrus Manuk
(Penjabat Bupati)
PenggantiDr. Thomas Ola Langoday, SE., M.Si
(Pelaksana Tugas)
Bupati Lembata ke-2
Masa jabatan
2011–2016
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurFrans Lebu Raya
PendahuluDrs. Andreas Duli Manuk
Informasi pribadi
Lahir(1963-03-27)27 Maret 1963
Bendera Indonesia Lewoleba, Nusa Tenggara Timur
Meninggal dunia17 Juli 2021(2021-07-17) (umur 58)
Bendera Indonesia Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur
KebangsaanIndonesia
Pasangandr. Veronika Margyati Kandow
Yuny Damayanti, SE
HubunganMenikah
AnakElisabeth Amanda Sunur
Ignatio Armando Kenzi Sunur
Maria Gloria Cantika Sunur
Orang tuaSilas Sunur
Ainun Sunur Kwertayasa
Alma materUniversitas Krisna Dwipayana, Jakarta
ProfesiPolitisi
Student Today, Leaders Tomorrow
(Belajar hari ini, untuk menjadi pemimpin di hari esok)

Riwayat HidupSunting

Bupati LembataSunting

Periode pertamaSunting

Pada periode pertama ini, dirinya pernah terancam pemakzulan sebagai akibat dugaan pemalsuan ijazah.[3] Selain itu, Ia pernah dituntut pertanggungjawabannya oleh sebagian mahasiswa[4].

Periode keduaSunting

Dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak tanggal 15 Februari 2017, pasangan Paket Sunday yang diusung Partai Golkar, NasDem dan Hanura ini meraih 24.211 suara atau 38,31% dari total suara sah sebanyak 149.913 dan mengungguli empat pasangan calon lainnya.[5]

Pasangan Eliaser Yentji Sunur dan Dr. Thomas Ola Langoday, SE., M.Si dilantik oleh Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, atas nama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia pada tanggal 22 Mei 2017 di Aula El Tari Kompleks Kantor Gubernur NTT[6][7].

Pada periode kedua ini, ia pernah mengajak kerjasama Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.[8] Ia juga pernah meminta Presiden Joko Widodo untuk meresmikan langsung Rumah Sakit (RS) Lewoleba.[9]

Selain itu, pada tahun 2020 dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Tingkat 2 Partai Golkar Kabupaten Lembata.[10] Ia juga pernah dituntut oleh aktivis Amperra Kupang terkait dugaan korupsi proyek Awololong.[11]

Meninggal DuniaSunting

Tanggal 17 Juli 2021 ia meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Kota Kupang setelah terpapar penyakit Covid-19[12] dan dimakamkan di Lewoleba Kabupaten Lembata[13] dengan protokol Covid-19[14].

Eliaser Yentji Sunur, ST adalah Kepala Daerah di Indonesia ke-11 yang dinyatakan meninggal akibat serangan virus Covid-19[15].

Riwayat PendidikanSunting

  1. SD Negeri Balauring (1974) berijasah
  2. SMP Muda Karya Balauring (1979) berijasah
  3. SMA Negeri 468 Larantuka (1982) berijasah
  4. S1 Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana Jakarta, berijasah

Riwayat OrganisasiSunting

  1. Ketua FKPM Kota Bekasi
  2. Ketua PAC PDI Perjuangan Kec. Medan Satria (2006 – 2001)
  3. Ketua I Taruna Merah Putih Kota Bekasi (2009 – 20100)
  4. Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi (2009 – 2015)

Riwayat Pekerjaan/JabatanSunting

  1. Direktur Yayasan Keluarga Sehat Kota Bekasi (2000 – 2009)
  2. Anggota DPRD Bekasi (2009 – 2011)
  3. Bupati Lembata (2011 – 2016 dan 2017 – 2022)

ReferensiSunting

  1. ^ "Bupati Lembata Meninggal dunia". antaranews.com. 17-07-2021. Diakses tanggal 17-07-2021. 
  2. ^ "Bupati Lembata NTT Meninggal Dunia Usai Positif Covid-19". KOMPAS.tv. Diakses tanggal 2021-07-17. 
  3. ^ "Buntut Ijazah Palsu, Bupati Lembata Dimaksulkan DPRD". Floresa.co. 2016-07-04. Diakses tanggal 2021-07-18. 
  4. ^ "Inilah kronologis Kehancuran Lembata di Tangan Yentji Sunur". suksesinews.net. 15-06-2016. Diakses tanggal 18-07-2021. 
  5. ^ "KPU Lembata Tetapkan Eliaser Yentji Sunur-Thomas Ola Langoday Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih". kupang.tribunnews.com. 16-03-2017. Diakses tanggal 17-07-2021. 
  6. ^ "Usai Dilantik, Bupati-Wabup Lembata Naik Angkot". jpnn.com. 23-05-2017. Diakses tanggal 17-07-2021. 
  7. ^ "Mantan Bupati Ande Manuk Minta Bupati Sunur Berbuat Baik agar Dikenang Rakyat". florespos.co.id. 28-05-2020. Diakses tanggal 17-07-2021. 
  8. ^ "Majukan Kabupaten, Bupati Lembata Gandeng ITN Malang - ITN Malang | Institut Teknologi Nasional Malang | Smart and Intelligent". www.itn.ac.id. Diakses tanggal 2021-07-18. 
  9. ^ developer, mediaindonesia com (2019-10-17). "Bupati Sunur Minta Presiden Resmikan RSUD Lewoleba". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2021-07-18. 
  10. ^ "Yentji Sunur Kembali Terpilih Sebagai Ketua Golkar Lembata, Berikut Pesan Laka Lena". Viva Timur. 2020-07-31. Diakses tanggal 2021-07-18. 
  11. ^ SERGAP (2021-05-06). "Polda NTT Didesak Periksa Bupati Lembata". SERGAP (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-07-18. 
  12. ^ "Bupati Lembata NTT Meninggal Dunia Usai Positif Covid-19". kompas.tv. 17 Juli 2021. Diakses tanggal 19 Juli 2021. 
  13. ^ "Bupati Eliaser Akan Dimakamkan di Lembata, Pemprov NTT Minta Masyarakat Tetap di Rumah". regional.kompas.com. 18 Juli 2021. Diakses tanggal 19 Juli 2021. 
  14. ^ "Bupati Lembata Dimakamkan dengan Protokol Covid-19". cnnindonesia.com. 17 Juli 2021. Diakses tanggal 19 Juli 2021. 
  15. ^ "Bupati Lembata, Kepala Daerah Ke-11 Meninggal Dunia karena Covid-19". beritasatu.com. 17 Juli 2021. Diakses tanggal 19 Juli 2021. 


Jabatan politik
Didahului oleh:
Sinun Petrus Manuk
(Penjabat Bupati)
Bupati Lembata
22 Mei 2017 - 17 Juli 2021
Diteruskan oleh:
Dr. Thomas Ola Langoday, SE., M.Si
(Pelaksana Tugas)
Didahului oleh:
Drs. Andreas Duli Manuk
Bupati Lembata
2011 - 2016
Diteruskan oleh:
Sinun Petrus Manuk
(Penjabat Bupati)